Seratusan Siswa SMKN 1 Bumi Agung Gelar Aksi Demo

0
96

 

Lampung Timur, Galaksinews.com – Seratusan Siswa-siswi SMKN 1 Bumi Agung,  Lampung Timur,  Senin (24/9/2018) melakukan demo dihalaman sekolah, mereka menuntut salah satu oknum guru berinisial (LA) dipindahkan dari sekolah karena dinilai oleh siswa-siswi berlaku sewenang-wenang, Mereka juga menuntut agar Kepala Sekolah yang jarang  masuk mundur dari jabatannya, serta meminta agar sejumlah guru honorer yang diduga dinonaktifkan agar dikembalikan lagi ke SMKN 1 Bumi Agung.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun  di lapangan, kemelut yang terjadi di sekolah tersebut menyusul dikeluarkannya sejumlah guru honorer oleh pihak sekolah. Diduga dikeluarkannya para guru tersebut dimotori oleh salah seorang guru berinisial LA.

Para siswa siswi ternyata keberatan atas dikeluarkannya sejumlah guru mereka tersebut. Karena keberatan para siswa siswi itu tak digubris oleh pihak sekolah akhirnya, Mereka demo di halaman sekolah.

Seratusan siswa-siswi SMKN 1 Bumi Agung tersebut mulai mengelar demo sekitar pukul 9.00. Selain mengacung acungkan poster, mereka juga menyampaikan orasi dan dalam orasinya para siswa dan siswi kelas 11 dan 12 tersebut menuntut salah satu oknum guru berinisial LA untuk dipindahkan dari sekolahan tersebut karena telah bertindak sewenang-wenang.

Kemudian mereka juga menuntut  sejumlah guru mereka yang telah dikeluarkan, agar dikembalikan lagi ke SMKN 1 Bumi Agung. Selain itu juga mereka meminta agar kepala SMKN Bumi Agung yang jarang masuk untuk mundur dari jabatannya.

“Kami tidak mau guru baru kami mau guru yang lama, pindahkan LA dari SMK, kepala sekolah juga tidak pernah masuk keluar saja dari SMK,” ujar salah satu siswa.

Pada orasi itu para siswa tersebut juga mengancam jika tuntutan mereka tidak dikabulkan,  maka mereka akan melakukan demo yang lebih besar lagi bahkan dengan membawa orang tua mereka. Demo lebih besar lagi bukan hanya akan dilakukan di sekolah tetapi hingga Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

“Jika tidak segera keluar kami akan mengajak orangtua kami untuk demo bersama-sama bahkan sampai ke dinas pendidikan provinsi,” teriak mereka  lagi.

Setelah beberapa saat berorasi sejumlah perwakilan siswa kemudian diterima salah seorang guru SMKN 1 Bumi Agung, Marsudi dan terlihat juga hadir Camat Bumi Agung,  Sementara Kepala SMKN 1 Bumi Agung, Endro Subroto samasekali tak nampak batang hidungnya, di hadapan perwakilan siswa itu Marsudi menyampaikan akan mencoba untuk memediasi kemelut yang terjadi di SMKN 1 Bumi Agung.

Sementara Camat Bumi Agung, Edy Gunarto meminta pihak sekolah untuk menyelesaikan kemelut dengan bijak. Sebab jika tidak demikian tidak menutup kemungkinan SMKN 1 tersebut bisa tutup kalau siswa-siswinya tidak mau masuk.

“Jika sampai hal itu yang terjadi sama saja tidak menghargai betapa beratnya perjuangan Pemkab Lamtim untuk mendapatkan SMKN tersebut beberapa tahun lalu,” tutup Edi(Enda).

LEAVE A REPLY