Metro Salah Satu Nominasi Verifikasi Penghargaan Lampung Sejahtera 2019

0
41

Galaksinews.com, METRO – Wakil Walikota Metro Djohan, tak lupa mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai serta menyambut baik atas diselenggarakannya Penghargaan Lampung Sejahtera 2019. Dimana penghargaan ini dapat mendorong partisipasi aktif, inovatif dan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten/kota dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di wilayahnya masing-masing.

Diharapkan pada akhirnya dapat mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan di Provinsi Lampung yang kita cintai. Berdasarkan hasil verifikasi berkas Penghargaan Lampung Sejahtera 2019, Kota Metro dinyatakan lolos dan menjadi salah satu NOMINASI Kabupaten/Kota dan selanjutnya akan dilakukan Penilaian Tahap II oleh Tim Penilai dari Provinsi Lampung.

Djohan Wakil Walikota yang juga Ketua TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) menyatakan upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Metro menunjukkan kecenderungan yang semakin membaik. Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan Kota Metro mengalami penurunan dari 9,89% pada tahun 2017 menjadi 9,14% pada 2018.

Bila dibandingkan dengan tingkat kemiskinan provinsi Lampung yang sebesar 13,14% dan nasional yang sebesar 9,82% maka tingkat kemiskinan di Kota Metro sudah lebih rendah. Namun demikian, kita tidak bisa berpuas diri karena target tingkat kemiskinan yang akan dicapai adalah sebesar 7-8% sebagaimana yang ditetapkan dalam RPJMD Kota Metro Tahun 2016-2021.

Djohan menambahkan bahwasanya suatu kehormatan bagi Pemerintah Kota Metro untuk dapat mengikuti Penghargaan Lampung Sejahtera.

“Kami senantiasa berkomitmen dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Metro, tentunya harus ada sinergitas antara Pemerintah Kota Metro dengan Provinsi,” ujarnya.

Ketua Tim Verifikasi dan Penilaian Penghargaan Lampung Sejahtera Tahun 2019 Fitria S.STP, M.IP menyampaikan kedatangan Tim verifikasi ini didasarkan dokumen yang telah disampaikan. Hal yang melatarbelakangi penghargaan Lampung Sejahtera mengenai kegundahan Wakil Gubernur yang mana evaluasi selama lima tahun belakang ini penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung tidak lebih dari setengah digit.

“Ada sesuatu yang harus dibenahi sehingga bagaimana caranya ada motivasi sekaligus wadah pembelajaran bagi percepatan pemberantasan kemiskinan di Provinsi Lampung. Ada empat point mekanisme penilaian yakni perencanaan dan kelembagaan, pelaksanaan, hasil serta inovasi daerah”, tambahnya.

Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit, juga memaparkan capaian pelaksanaan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Metro. Ada empat point yang disampaikan yakni trend penurunan kemiskinan, perencanaan dan kelembagaan, pelaksanaan serta inovasi.

“Dimana pemaparan lebih menitikberatkan pada perkembangan tingkat kemiskinan di Kota Metro berdasar data yang diperoleh dari kurun waktu tahun 2003-2018 yang mana tingkat kemiskinan Kota Metro menurun secara konsisten selama sepuluh tahun terakhir. Serta pengembangan inovasi yang digalakkan seperti Gerbang Bumi Sai Wawai, Aplikasi Lapor Yai, Sistem Informasi BDT berbasis GIS, e-Barcode untuk E-Warong juga Gertak Insting (Gerakan Serentak Intervensi Stunting),” ungkap Bangkit.

Di akhir pemaparan tak lupa Bangkit menyampaikan harapan agar Metro mendapatkan hasil yang maksimal. “Mudah-mudahan hari ini tidak mengecewakan, nantinya Metro yang akan mendapatkan penghargaan”, tutupnya.(Red)

LEAVE A REPLY