Dewi Handajani Kukuhkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Tanggamus

0
19

Galaksinews.com, TANGGAMUS — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, mengukuhkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus sekaligus membuka kegiatan Dialog Kebhinnekaan Tahun 2019, di GSG Islamic Center Kota Agung, Senin (18/3/19).

Kepala Kantor Kesbangpol, Ajpani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013, Perpu Nomor 2 tahun 2017 Tentang Ormas, Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembaruan kebangsaan di daerah, serta Program 55 Aksi Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus Periode 2018-2023.

Ajpani melanjutkan Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus dibentuk untuk periode 2019-2024 dan dirangkai dengan dialog kebhinekaan tahun 2019 yang mengusung tema “Membangun Dengan Merajut Kebhinekaan Memperkuat Persatuan dan Kesatuan.”

“Adapun maksud dan tujuan kegiatan adalah sebagai wadah gerakan nasionalisme yang terdiri dari multi etnik dan suku, dengan tujuan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di kabupaten Tanggamus,” katanya.

“Forum ini sebagai mitra pemerintah daerah guna merumuskan rekomendasi dengan aspirasi masyarakat dalam kebhinekaan dan ikut membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dalam menanggulangi masalah-masalah konflik sosial kemasyarakatan, menjaga dan merawat keanekaragaman sebagai kekayaan jati diri bangsa, guna mewujudkan toleransi antar ada seni budaya dan etnis dalam membangun Kabupaten Tanggamus agar lebih maju dengan slogan ASIK, Agamis Sejahtera Inovatif dan Kondusif,” terangnya.

“Adapun untuk keanggotaan, Forum Bhinneka Tunggal Ika ini terdiri dari 48 orang, yang berasal dari perwakilan 9 suku bangsa yang ada di Kabupaten Tanggamus,” tambahnya.

Ketua Forum Bhinneka Tunggal Ika Rosihan Anwar, dalam sambutannya menyampaikan Bhinneka Tunggal Ika semboyan bangsa bukan sebagai semboyan belaka, karena semangat kebinekaan itulah yang perlu kita jaga sebagai upaya untuk menjaga stabilitas dan integrasi bangsa. Selanjutnya Ia juga mengajak semua elemen masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk menjaga dan mendukung pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang damai jujur bermartabat dan berkualitas. Mudah-mudahan Pemilu tersebut akan menghasilkan pemimpin bangsa yang dapat dipercaya oleh masyarakat.

Sementara Bupati Tanggamus Dewi Handajani dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun Politik ini, kita akan melaksanakan Pemilihan DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kita ingin pada saat pelaksanaan Pesta Demokrasi tanggal 17 April 2019 nanti, unsur kebhinnekaan harus kita pakai. Kita semua harus saling menjaga dan menghargai setiap perbedaan. Sebagai bangsa kita tetap menjaga kesatuan dan persatuan agar tetap teduh, aman, nyaman dan kondusif. Sehingga nantinya akan terpilih pemimpin-pemimpin yang amanah yang bisa memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” katanya.

Bupati juga mengatakan bahwa dibentuknya Forum Komunikasi Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Tanggamus, merupakan
salah satu dari 55 Program Aksi yang telah dicanangkannya.

Masih kata Bupati, bahwa kita dibumi Indonesia ini memiliki tujuan yang sama, mari kita hilangkan sekat-sekat. “Mari kita satukan hati kita, pemikiran, visi dan misi kita karena apa yang telah dihasilkan selama ini adalah hasil perjuangan dari seluruh komponen bangsa,” ajaknya.

Beliau juga berharap agar Forum tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan tidak membedakan antara suku yang satu dengan
yang lain dan mengantisipasi agar tidak ada perpecahan dalam suatu bangsa.

“Mari kita hilangkan sekat itu bersama, karena yang kita butuhkan adalah
semangat untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Tanggamus, dengan cara merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga nantinya akan timbul ide-ide dan inovasi yang bisa kita ambil,” ujarnya.

Dengan Forum ini juga, dapat membantu pelayanan kepada masyarakat dalam membangun Kabupaten Tanggamus melalui jalur Bhinneka Tunggal Ika.

Forum ini juga sebagai mitra Pemerintah Daerah guna merumuskan rekomendasi kepada Pimpinan Daerah, dengan aktif menjaring aspirasi masyarakat dalam kebhinnekaan dan ikut membantu Pemerintah
Kabupaten Tanggamus dalam menanggulangi masalah-masalah konflik sosial kemasyarakatan,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati kembali mengajak semuanya untuk menjaga dan merawat keanekaragaman sebagai kekayaan dan jati diri bangsa.

“Perbedaan dan Keberagaman itu adalah anugerah dari Allah SWT. Oleh karena itu mari terus kita jaga dan pelihara. Mari kita
bersatu padu mewujudkan Visi Pembangunan kita yaitu Terwujudnya Masyarakat Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera,” tandas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kepala Kantor Kementerian Agama Hi. Murdi Amin, para Asisten Sekdakab, Perwakilan PWI Provinsi Lampung Juniardi, Pasipers Kodim 0424 Kapten. Inf. Sanusi, Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu. Irfan Panjaitan, serta para Kepala OPD, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Ketua Adat, serta elemen masyarakat se Kabupaten Tanggamus.(kmf/Nia)

LEAVE A REPLY