GALAKSINEWS.COM, LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri, dalam kunjungan reses di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Senin (26/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres pelaksanaan program penataan kawasan kumuh (Kotaku) yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Berdasarkan hasil peninjauan, progres pekerjaan program Kotaku di Kelurahan Pajar Bulan baru mencapai 30 persen dari total masa kontrak selama 150 hari kerja.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepastian kepada pelaksana terkait target penyelesaian pekerjaan. Ia menyebutkan, pelaksana optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Progres 30 persen, waktu pekerjaan 150 hari. Tadi saya tanya target tercapai atau tidak, insyaallah tercapai,” kata Parosil.
Dalam peninjauan tersebut, Parosil juga menemukan persoalan terkait sistem pembuangan air di lokasi proyek. Menurutnya, desain pembuangan air yang ada berpotensi menimbulkan dampak bagi rumah warga di sekitar lokasi pembangunan.
“Kita menemukan satu persoalan terkait dengan pembuangan air yang kebetulan di belakang rumah warga itu terdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat tidak boleh justru menimbulkan kerugian bagi warga.
“Jangan sampai pembangunan ini bisa merugikan masyarakat,” tegasnya.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, Parosil meminta pelaksana lapangan dari Balai terkait untuk melakukan revisi desain dan perbaikan teknis agar sistem pembuangan air tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun permukiman warga.
“Tadi sudah saya sampaikan dengan Mas Doni dan Mas Catur agar dilakukan perbaikan supaya tidak berdampak terhadap masyarakat,” ujarnya.
Parosil juga mengimbau masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut. Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi warga.
“Tolong ikut diawasi. Jangan sampai masyarakat justru menghambat, tapi pastikan pekerjaan ini benar-benar untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri, mengatakan bahwa kunjungan reses tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menjadi mitra kerja Komisi V DPR RI di Kabupaten Lampung Barat.
Menurutnya, program yang ditinjau tidak hanya penataan kawasan kumuh, tetapi juga mencakup bedah rumah, pembangunan irigasi, jalan, dan sanitasi.
“Selain penataan Kotaku, ada juga bedah rumah, irigasi, jalan, dan sanitasi,” kata Mukhlis.
Mukhlis meminta pelaksana proyek untuk mempercepat pengerjaan tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan. Hal tersebut dinilai penting mengingat wilayah Lampung Barat mulai memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang meningkat.
“Musim hujan lebih tinggi intensitasnya. Maka kita minta kepada pelaksana untuk bekerja lebih cepat,” ujarnya.
(DIKA)


















